Duka-Mu Abadi by Sapardi Djoko Damono Online

Duka-Mu Abadi
Title : Duka-Mu Abadi
Author :
Rating :
ISBN : 979306224X
Language : English
Format Type : Paperback
Number of Pages : 52

Kumpulan duka-Mu abadi adalah suatu perkembangan baru, pembebasan, dan penemuan kembali atas berbagai pengalaman manusiawi sehingga menjadi sajak yang indah, membebaskan hati, sambil menjadikannya sedih.Kumpulan ini pertama kali dilakukan oleh pelukis Jeihan dari karya-karya penulis yang tersebar di berbagai media tahun 1969.Isinya berupa 43 puisi-puisi yang ditulis pada tKumpulan duka-Mu abadi adalah suatu perkembangan baru, pembebasan, dan penemuan kembali atas berbagai pengalaman manusiawi sehingga menjadi sajak yang indah, membebaskan hati, sambil menjadikannya sedih.Kumpulan ini pertama kali dilakukan oleh pelukis Jeihan dari karya-karya penulis yang tersebar di berbagai media tahun 1969.Isinya berupa 43 puisi-puisi yang ditulis pada tahun 1967 dan tahun 1968.


Duka-Mu Abadi Reviews

  • Ariel Seraphino

    Membaca kumpulan puisi ini kembali seolah disodorkan sesuatu yang sudah saya tahu hanya dikemas ulang. Kebetulan bapak punya kumpulan puisi ini berjudul sama terbitan 1969. Sudah baca juga dan rasanya isinya sama saja. Hanya di kemasan kali ini hadir pula bonus 4 lagu musikalisasi puisi dari Sapardi DD. Puisi-puisi Sapardi memang kerap sekali digubah menjadi musikalisasi puisi dan enggak kalah ciamik juga jadinya. Mendapatkan buku ini kembali dikemas dengan segar ditambah bonus cd lagu dan 5 jud [...]

  • Fazrin Khairulsaleh

    Membaca kumpulan puisi ini di burjo. Di depan saya ada asbak yang di atasnya ada bungkus makroni. Lalu ada teteh-teteh yang keliru menyajikan saya torabika padahal yang saya pesan coffemix.Membaca puisi-puisi di buku ini membuat saya hadir di dalam suasana yang sepi. Di otak saya berlalu-lang gambar-gambar dari setiap baris yang ditulis Sapardi. Secara bebunyian pun puisi ini enak untuk dibaca.

  • Rino Simanjuntak

    "duka-MU abadi" adalah buku kumpulan puisi pertama Pak Sapardi, yang berisi puisi-puisi beliau yang ditulis pada 1967-1968. Sebenarnya buku ini saya beli dalam rangka mencari teks untuk lagu yang (waktu itu) akan dikomposisi oleh Mas Ananda Sukarlan. Dibeli bukan karena ini kumpulan puisi yang terbaik dari Pak Sapardi (terus terang, saya juga tidak terlalu tahu banyak tentang karya-karya beliau), tapi lebih karena buku ini memuat "Sonet: Hei! Jangan kaupatahkan" yang telah dimusikalisasi oleh AS [...]

  • Gharonk

    Buku pertama Spaardi Djoko damono yang kubacaya menyukai serial sonnet, hujan, dan berjalan di belakang iringan jenazah. yang terakhir ini sunguh simple namun menerenyuhkan untuk tidak bilang horror dalam bentuk yang indahngguh pengantar ke kecintaan pada karya karya sapardi berikutnya

  • Ani

    Aku ingin mencintaimu dengan sederhanadengan kata yang tak sempat diucapkankayu kepada api yang menjadikannya abuAku ingin mencintaimu dengan sederhanadengan isyarat yang tak sempat disampaikanawan kepada hujan yang menjadikannya tiada

  • Zeta Bookshelves

    Buku setipis ini ternyata meninggalkan kesan yang tebal.If I could have a rationalization for every brokenhearted,then I will tell the same thing as he wrote,"Dukamu abadi."

  • Linclair Christabel

    Kalau sudah baca kumpulan sajak Hujan Bulan Juni, saya sarankan untuk mempertimbangkan kembali pilihan untuk membeli buku ini.Seperti di review-review sebelumnya, goresan-goresan di buku ini kebanyakan telah termuat di buku Hujan Bulan Juni. Hanya beberapa tambahan puisi baru dan CD Musikalisasi Puisi (yang sejujurnya mengecewakan saya) Memang, puisi SDD ketika dimusikalisasikan akan jauh lebih mempesona dibandingkan dibaca saja, namun (menurut saya) tidak dengan yang di CD.Sejauh ini, puisi yan [...]

  • Faridatul Mardhiyyah

    Membaca ini saya seakan ditampar dengan sangat keras.

  • Nonna

    Buku yang menemani dan menjadi referensi kata dalam menulis soal Rinjani. Hujan Turun Sepanjang Jalan.

  • Dina

    Kusapa duka-Mu jua, yang dahulu yang meniupkan zarah ruang dan waktu yang capai menyusun Huruf. Dan terbaca: sepi manusia, jelaga (3)Barangkali kita tidak perlu tua dalam tanda tanya (11)

  • Teguh Affandi

    tetep indah. dan dari semua cetakan ulang buku puisi sapardi, sebenarnya yang paling kutunggu adalah buku ini karena konon ini yang paling kueren. dan emang bener sih

  • Sarlita Dwiani

    SAJAKpergilah kerna malam sudah reda. Kau menolehkuke padang mana lagi, ke laut(mencapai sunyi)tapi sudah tiba saatnya, berdukalah

  • Faisal

    Ini buku Sapardi Djoko Damono favorit saya. Hanya ada satu kata: dahsyat!

  • Gloria Avilia Loupatty

    bukannya tidak bagus. Tapi entah kenapa belum 'kena' di gue. Nanti kalau dibaca ulang 2-3 kali (atau lebih), mungkin akan lebih paham maknanya~~~

  • Fauza

    Bukunya ringan, tapi isi nya berat.

  • Pijar Anugerah

    Sebelum "Aku Ingin", sebelum "Hujan Bulan Juni", ada "Duka-Mu Abadi".Dalam buku ini, kita dapat melihat ciri khas Sapardi yang kita kenali lewat sajak-sajaknya yang populer. Ibarat pelukis, Sapardi adalah penyair beraliran impresionis. Pengalaman-pengalaman yang terasa biasa saja bagi orang-orang kebanyakan seperti cahaya matahari, hujan gerimis, atau bunga mekar berwarna-warni di taman adalah pengalaman yang sangat intens bagi Sapardi. Hal ini terlihat dari diksi yang digunakan untuk menggambar [...]

  • Nadia Fadhillah

    Baca buku Duka-Mu Abadi setelah baca Mata Jendela rasanya kayak deja vu.Soalnya ada beberapa puisi dari Mata Jendela yang ada dalam buku ini juga.Puisi-puisi Sapardi bukan tipe meledak dan menikam. Melainkan menghanyutkan.Dan ketika membaca buku ini, waktu serasa membeku.Maksudku, puisinya menceritakan sebuah momen, yang barangkali hanya berlangsung sekian detik dan saat itu juga, yang selama ini tidak pernah kuperhatikan.Atau lebih tepat, membaca puisi-puisi Sapardi seperti sedang menatap dan m [...]

  • Fia

    bought it, haven't read it :D

  • AndikaAbdul Basith

    Buku kumpulan sajak Sapardi Djoko Damono tahun 1967-1968, kegelisahan yang nyata dan menyentuh tergambar dengan indah dalam tulisan-tulisannya. Ah, sulit diungkapkan. Silahkan baca sendiri :)

  • Ria

    akhirnya dapet juga buku ini ^o^

  • Kije

    wuih!!

  • Adimas Immanuel

    Tipis, namun membuat saya tapol, dan merasa kesusahan membacanya, Sapardi membuat saya seperti anak kecil 3tahunan yang belajar membaca.

  • Fery Jayanta

    aku lebid suka hujan bulan juni, yang ini banyak religiusnya