database is locked Read & Download Book Forever Monday By Ruth Priscilia Angelina

Forever Monday by Ruth Priscilia Angelina Online

Forever Monday
Title : Forever Monday
Author :
Rating :
ISBN : 9786020310060
Language : English
Format Type : Mass Market Paperback
Number of Pages : 320

Ingga akhirnya mendapatkan hari Senin untuk menjadi pacar Eras, playboy yang punya begitu banyak pacar, satu gadis untuk satu hari. Sampai Ingga bertemu Kale, playboy lainnya yang berparas tampan.Kale mengubah hidup Ingga, memberikan warna di hari-hari kelam gadis itu, mengajarinya bagaimana bersenang-senang dan bagaimana menyayangi dirinya sendiri. Kale membuat hati InggaIngga akhirnya mendapatkan hari Senin untuk menjadi pacar Eras, playboy yang punya begitu banyak pacar, satu gadis untuk satu hari. Sampai Ingga bertemu Kale, playboy lainnya yang berparas tampan.Kale mengubah hidup Ingga, memberikan warna di hari-hari kelam gadis itu, mengajarinya bagaimana bersenang-senang dan bagaimana menyayangi dirinya sendiri. Kale membuat hati Ingga jungkir balik, membuat dunia gadis itu porak-poranda dengan segala kasih sayangnya yang aneh.Namun itu bukan berarti Ingga telah berpaling dari Eras. Gadis itu tetap mencintai Eras. Bahkan sampai pada saat Kale memintanya secara resmi untuk menjadi pacarnya, Ingga tetap mempertahankan posisinya sebagai pacar hari Senin-nya Eras.Hari-hari bergulir, di samping kisah cinta yang rumit, fakta demi fakta bermunculan. Fakta bahwa Eras dan Kale dulu adalah sahabat dekat. Dendam lama yang disimpan rapi selama bertahun-tahun belakangan kini menuntut pembalasan. Pembalasan yang akan menghancurkan hidup Ingga dan orang-orang yang disayanginya.


Forever Monday Reviews

  • Sweetdhee

    Dunia punya begitu banyak suara indah.Saya suka suara ibu, bisingnya orang lalu-lalang, gesekan pulpen di atas kertas, dan suara sahabat yang berseru heboh saat bermain Play Station dengan saya.Tapi, ada suatu suara yang paling saya suka.Suara detak jantung kamu.Ingga Yatalana hanya butuh satu hari, SeninEras Uparengga hanya butuh satu kata, maafRara Andari hanya butuh satu pertukaran, jantungKale Samapta hanya butuh tahu satu hal, InggaMas Galang harus tahu satu hal, kasih sayangMas Galang haru [...]

  • Riz

    Sorry, tapi menurut gua plotnya nggak masuk akal. Gua frustrasi bacanya.

  • Caca Venthine

    Sad ending? Of course. Seperti 2 novel Ruth lainnya.Agak seperti sinetron ya, dan lebay juga. Karena gue melihat banyaknya kejadian2 yang agak terlalu dilebih-lebihkan padahal kejadian itu tidak separah kelihatannya *sok tau banget gue* ._.Ingga dan adiknya, Gino, ditinggal mati oleh ayah dan ibunya. Akhirnya, Eras yang sudah dianggap anak sendiri oleh ayahnya ini menyerahkan hak asuh Ingga dan Gino ke tangannya. Termasuk perusahaannya juga dikelola oleh Eras.Innga punya sahabat bernama Rara, ya [...]

  • Esa Khairina

    Bahkan kalaupun saya punya musuh bebuyutan yang saya benci banget, saya nggak akan tega ngasih dia buku ini-_- Mbok kayaknya mau misterius dan kelam padahal saya bacanya kayak sinetron. Worse, sampai mendekati 2/3 buku saya nggak tahu ini buku mo dibawa ke mana. Dan masalah utama dari buku ini tuh baru ke-unfold di halaman 232.Serius, intriknya adalah oper-operan anak, pembunuhan karena istri, orang kaya yang bosan kaya, rebutan suamik, orang dewasa dengan mental ABG puber yang underdeveloped, c [...]

  • Hidya Nuralfi Mentari

    Perhatian: harap tidak membaca buku ini ketika berada dalam keadaan stress berat, galau berlebihan, frustrasi berkepanjangan, dan segala hal-hal negatif yang sedang menyerang otak, pikiran, dan atau bahkan tubuh."She loves you.""She loves you too,""So what? She told me she loves you more than she loves me!""Let her own the two of us?"Pertama-tama, saya suka judulnya. Saya juga suka cover-nya. Simpel dengan dominasi hitam dan kuning yang ternyata memiliki sebuah arti. Tapi, ketika saya menyelesai [...]

  • Desty

    Eras, pria berusia 26 tahun, pengusaha sukses, workaholic yang punya banyak pacar. Ingga adalah salah satu pacarnya, dan dia mendapatkan jatah hari Senin. Untuk bisa menjadi pacar hari Senin-nya Eras, Ingga sudah banyak berusaha. Atas dasar surat wasiat ayahnya, Ingga dan Gino, adiknya harus tinggal di rumah Eras. Tapi hanya Inga yang mau tinggal di sana. Gino memilih pergi dari rumah karena tidak suka dengan Eras. Gino juga tidak habis pikir kenapa kakaknya mau menjadi pacarnya Eras.Eras ini ka [...]

  • Yunita Suwitnyo

    Aku baca buku ini semalem, setelah sebelumnya udah baca 1 novel lain. Awalnya agak ragu karena pas buka tulisannya kecil2 dan novel ini cukup tebal, sementara jam udah mengarah ke ke angka sebelas, tapi akhirnya aku baca juga novel ini.Ceritanya cukup serius, berat dan panjang, tapi padat dan berisi. Masing-masing tokoh punya karakter yang kuat dan masa lalu yang kelam. Dialog-dialog di dalamnya terkesan sarkastik, tp dibaliknya menyimpan rasa sayang. Miris banget sebenernya novel ini. Mulai awa [...]

  • Dhyn Hanarun

    "Unfortunetly, I love Eras more than I love you. Karena itu aku takut mendengar pengakuan kamu. Karena pengakuan kamu mulai membuatku serakah. Aku ingin memiliki Eras, tapi aku juga ingin memiliki kamu. Tapi itu tidak benar, kan? Aku pasti akan menyakitimu." – halaman 167Ingga Yatalana sangat mencintai Eras Uparengga sehingga dia rela mengemis cintanya. Tak disangka Eras memberinya hari Senin, hari yang paling sibuk dan Eras sangat benci. Tiap hari Senin, Eras tidak bertindak sebagai pacar yan [...]

  • Erta Lin

    Dunia punya begitu banyak suara indah.Saya suka suara ibu, bisingnya orang lalu- lalang, gesekan pulpen di atas kertas, dan suara sahabat yang berseru heboh saat bermain Play Station dengan saya.Tapi, ada satu suara yang paling saya suka.Suara detak jantung kamu.– Eras UparenggaSetelah berhasil membujuk Eras, Ingga berhasil jadi pacar hari Senin Eras. Gadis itu senang bukan main. Namun ia harus sering kecewa karena Eras tidak pernah benar- benar memerhatikannya. Hingga Ingga bertemu dengan Kal [...]

  • Cut Lilis

    Gila dengan alur ceritanya dan sakit jiwa dengan endingnya. Buku ini menurutku jauh jauh jauh lebih baik dari buku Ruth yang aku baca sebelumnya. Walau ada beberapa bagian yang rada maksa, lebay dan nggak masuk akal tapi worth itu buat terus dibaca sampe jam 3 pagi. Aku suka dengan dialog2 nya yg gak bikin diabetes walau kadang too much sarkas dan sinis. Dan buku ini juga bertabur makian yang lucunya aku lumayan suka. "Mati kamu nanti" kayak jadi another tagline buku ini dan sedikit menggambarka [...]

  • Bellinda Adisty

    Ending nya huhu ngebayangin erasnya yg happy ending ternyata gaada satu pun yg happy

  • Annie

    Konfliknya cukup membuat kepala berdenyut-denyut.

  • Trissella

    "Dunia punya begitu banyak suara indah.Saya suka suara ibu, bisingnya orang lalu-lalang, gesekan pulpen di atas kertas, dan suara sahabat yang berseru heboh saat bermain PlayStation dengan saya.Tapi, ada satu suara yang paling saya suka.Suara detak jantung kamu—Eras Uparengga (hlm. 6)"."Kalau boleh diandaikan, kamu itu kayak matahari. Tapi Eras itu kayak rumah. Aku akan kehujanan kalau tidak berteduh di dalam rumah. Tapi rumahku juga nggak akan sehat kalau tidak terkena sinar matahari—Ingga [...]

  • EJSummer

    Saya baru saja menyelesaikan buku ini kemarin malam. Dan seperti biasa, saya akan review buku ini melalui sisi positig dan negatif. Ingat, ini hanya pendapat dari saya.Postif : 1. Cover bukunya. Saya suka sekali dengan cover buku ini (cover cetakan terbaru). Covernya begitu simple, tapi sangat tepat dengan isi cerita.2. Judul bukunya. Banyak sekali buku yang tidak sesuai dengan isi cerita, tapi tidak dengan buku ini. Judulnya "forever monday" dan dari awal, tengah, dan akhir cerita, hari 'senin' [...]

  • Emilya Kusnaidi

    Awalnya saya suka dengan Ingga. Benci dengan Eras. Dan Kesal pada Kale. Cerita dimulai dengan banyak tanda tanya. Namun saya cukup menikmatinya. Saya sendiri membagi buku ini menjadi tiga bagian. Bagian awal dimana semua masih buram. Bagian kedua dimana semua mulai terlihat benar. Dan bagian terakhir dimana semuanya berakhir mengenaskan. Pada bagian pertama kita diperkenalkan dengan Ingga yang datar. Eras yang pemarah. dan Kale si playboy. Mungkin ini bagian yang paling saya suka, karena berhasi [...]

  • Dhea Safira

    Saya naksir berat sama kovernya. Simpel dan misterius. Pas baca blurb, agak kebayang sama ceritanya.Ternyata, cerita ini lebih berat dari yang saya sangka. Dark, hurt, kompleks, dan ruwet. Sungguh. Saya sampai pusing sendiri bacanya.Saya suka dengan cara Mbak Ruth bertutur. Luwes dan mengalir.Ceritanya bagus, walau bukan jenis cerita favorit saya.Tapi, somehow rada lebay dan sinetron banget. Perasaan semua tokohnya kok nggak ada bahagia2nya. Ngenes terus nasibnya. Nggak ada bahagia2nya, kalaupun [...]

  • Dian Shinta

    [10/70] Forever Monday - Ruth Priscilia Angelina.⭐⭐,⭐ (2.5 dari 5)Konfliknya sih lumayan. Plot twist nya bisa dijadiin senjata ya sebenernya. Tapi karakternya ngga kuat. Cuma karater Eras aja yang lumayan. Yang lain? Ngga nonjol. Dan yang sangat disayangkan, logikanya banyak yang bolong. Padahal lagi pengen cerita yang plot twist nya bikin gigit bibir. Tapi ternyata ngga ada disini. Hm. Dan satu lagi. Ini versi ebooknya nemu di iJak. Tapi novel bukunya udah terlanjur titip ke Arini. Pas ta [...]

  • Pramestya Ambangsari

    Novel ini mantap cuy! Belum ada 100 hlm udah bikin tegang penuh liku n teka teki. Cerita masa lalu yg kelamPeribahasa mengatakan "Air susu dibalas air tuba." kali ini "Air tuba harus dinetralkan dengan air susu."Mengingatkan saya sama 3 Srikandi. Gile, kasar tapi mendidik dan melindungi sekali. Keren"Sebagai seorang playboy, aku nggak boleh terlihat terlalu protektif. Apalagi di awal-awal masa pendekatan. Itu prinsipku."Kale asem!😂😆Saya mewek baca Forever Monday😭😭😭 tolong ini iron [...]

  • Theresia Isabella

    Sad ending, itu agak mengecewakan.Sepanjang cerita saya selalu berharap kalau pada akhirnya Ingga akan bahagia. Ternyata tidak, semuanya diluar dugaan.Kebanyakan orang beranggapan bahwa Senin itu hari buruk, tapi melalui Ingga saya berharap orang-orang akan lebih menyukai hari senin. Karna senin tidak seburuk yang mereka pikirkan.

  • Dhika Prameswari Joeono

    damn! ending nya gak nyangka

  • Rifdiansyah Marthantio

    It was an amazing book, some part get me carried away in the atmosphere in the story

  • Elvira Ghina

    ngena bgt ceritanya.😔👌

  • Pida Alandrian

    Recomended bangetttSuka sama semua-semuanya. Walaupun endingnya bikin arwah aku pengin gentayangin penulisnya, wkwkwkwk

  • Sri Wahyuni

    3 bintang saja Bagian Ingga mencium bibir Eras waktu lagi makan, ngk banget deh. hihihihihiCeritanya cepet banget jadi rasanya cape :)

  • Ardina Rahma

    Satu kata : Suram

  • Kavi Aldrich

    Salah satu novel angst sarat kebencian. Dan gue suka. Kisah yang diceritakan oleh Ruth ini, ngajarin gue kalau nggak semua proses berakhir indah. Realistis.

  • Just_denok

    Aku pembaca novel2nya mb Ruth. Awalnya aku lngsung jatuh cinta dengan cover novel ini. Hitam dengan layout yang simple, tapi tepat (Forever Monday, dan tulisan hari2 lain yang dicoret). Lalu pas baca sinopsis cerita, jadi tertarik, karena plot ceritanya yang unik. Pacar harian. Dan seperti dibuat jadwal. Biasanya kan hal itu cuma ada di FTV. Penasaran kalau jadi novel, apakah ceritanya bakal logis atau malah sama saja seperti melihat FTV.Nah setelah membeli novel ini serta iseng2 buka GR, banyak [...]

  • Ayuu Muhairanii

    Bukan maksud mau ikut2an bikin rate jelek, tp memng kebetulan aja dapat buku yang kurang ngena di aku.udah sempat denger kalo buku ini bakalan sad ending. di awal perkiraan aku yang bakal mati itu pasti Ingga, ternyata salah besar dan malah bertambah jadi 2orng yang meninggalrrytosay, cerita ini sinetron abis, dan aku gak terlalu "terhanyut" dengan kisah mereka. banyak kekurangan dan alur yg didramatisir menurutku. juga banyak tokoh2 pendukung, sangking banyak nya aku sampe bingung, itu siapa, i [...]

  • Ferry Kurniawan

    Tragic ending story.

  • ella

    :))